Curug Penganten yang Tersembunyi

Mudik lebaran kalau nggak diselingi jalan-jalan kayaknya kurang afdhol ya. Apalagi kalau muter ke saudaranya udah semua. Kemaren saya nyari sesuatu yang nggak biasa, maunya yang belum terlalu dikenal orang, nggak mainstream biar nggak dibilang pasaran.

Kalau ke daerah Tegal yang terkenal pastinya Guci, daerah pemandian air panas di kaki gunung Slamet. Saya nggak pengen kesana karena pasti penuh sesak manusia. Boro menikmati air panasnya . Nyari tempat buat duduk aja biasanya susah.

Searching-searching dan nanya di group akhirnya pilihan saya jatuh ke Curug Penganten. Sebenarnya nggak sulit aksesnya kesana. Apalagi tempatnya deket SMA 1 Bojong. Tapi karena namanya baru pertama jadinya bolak-balik nanya jalan plus keujanan gede pula. Saya nggak bawa jas hujan terpaksa harus ngiyup beberapa kali. Memang daerah ini terkenal dengan hujan lokalnya. Di Slawi Tegal panas ngentak-ngentak, eh daerah Bumijawa dan Bojong bisa jadi hujan sehari-hari.

Dan akhirnya kami sampai juga. Karena belum seterkenal curug lainnya jadi nggak terlalu ramai parkirannya. Hahaha. Iya, saya baru sampai parkirannya aja. Kalau ke curugnya harus turun ke pematang sawah. Turunannya itu loh licin banget. Pokoknya harus persiapan alas kaki yang kuat deh. Satu lagi, kita kan mau main di alam ya boo. Jadi nggak usah pakai dan bawa barang yang aneh-aneh deh. Mending kalau cuma nyusahin diri sendiri tapi seringnya nyusahin orang lain juga.

Walaupun di kampung, anak alay yang mau eksis ternyata ada juga. Udah tahu mau ke curug yang pasti becek dan berlumpur masih ada aja yang pake sandal selop tinggi. Ah, saya cuma bisa geleng-geleng kepala. Turunnya susah naiknya apalagi. Mungkin biar cantik kali ya, mungkin biar eksis kali ya, mungkin biar keren kali ya. Tapi ya  Mas Mba kan harus lihat tempat dulu mau kemana. Salah satu imbas sosial media salah satunya ya ini ;p

Oke, nggrundelnya udah. Sekarang balik lagi ke perjalanan kesana. Anyway, sebenarnya di satu lokasi itu ada 2 curug. Curug Penganten sama Curug Luhur, cuma beda arah aja. Karena saya kesana juga udah kesorean, saya memutuskan milih Curug Penganten aja karena kayaknya lebih bagus aja. Satu curug bercabang dua….cekidot.

20160713_150944
Curug Penganten dari samping

 

20160713_151826
Curug Penganten dari Tengah
20160713_151915
Penunggu Curug Penganten (ini misua deng ;p)

3 thoughts on “Curug Penganten yang Tersembunyi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s