Saat keindahan bertemu dengan seni, (Brussel-Antwerp, Belgium)

Sebenarnya ini agak late post sih. Soalnya saya travellingnya tgl 4 Juni 2014 kemaren, sehari setelah di cecar exam and essay yang bikin kram otak. Jadi, ngabur bentar deh. Saya Eurotrip ke tiga negara aja. Belgium-Netherland and Luxembourg atau disingkat Benelux. Berangkat dari Manchester dapet pesawat jam 6 pagi, tapi subuh-subuh jam 3 udah mulai jalan. Biasanya kami bisa dapet bis loh walaupun udah jam 3 subuh. Tapi, yang namanya Manchester ya jam 3 subuh orang-orang baru pulang clubbing. Beda banget sama kami yang ngegembol tas plus muka ngantuk. Apesnya nih, kita ditolak mentah-mentah naik bis 2 x soalnya udah penuh banget rebutan sama orang yang abis clubbing. Realnya Manchester ya jam-jam segini nih :p, tapi daripada telat akhirnya pake taksi lah kami, dengan harga lebih mahal tentu saja.

Sampai di Chalerloi di Brussel Midi itu sekitar jam 9 pagi, tapi kami mau ke Mini Europe and Atomium jadi kami harus ke Bruparck, 1020 Brussel. Oh ya, dari bandara ada sejenis bis Damri dari Chaleroi ke Brussel, bayarnya sekitar 14 euro. Harusnya bisa lebih murah kalau beli jauh-jauh hari. Letak Mini Europe ini sebelahnya Atomium dan nggak jauh kok dari stasiun. Sayangnya kami kesana pas waktu hujan. Pokoknya hujan sepanjang hari. Mau nggak muter-muter sayang…ya udah pokoknya muter-muter aja sambil ujan-ujan untung nggak pada sakit. Tiket masuk ke Mini Europe ini 14.5 euro. Kami nggak masuk ke Atomiumnya, cukup dilihat dari luar aja. Sebenarnya bisa sih masuk, tapi harus bayar lagi 10 euro. Ah kami pikir ngapain, toh Atomium bakal lebih indah kalau dilihat dari luar (Ngeles biar lebih ngirit :p)

Atomium
Atomium
Mini Europe
Mini Europe

IMG_0020 IMG_9902-MOTION.gif IMG_9977

Mini Europe ini punya replika bangunan-bangunan di seluruh Eropa dari detail, warna, bentuk pokoknya sama persis. Kayak maen rumah-rumahan gitu. Lebih cocok sih untuk anak-anak sebenarnya ya. Tapi lumayanlah udah tahu duluan seperti apa walaupun feelnya pasti nggak sama kalau ngeliat yang asli. Kirain kompleknya ini bakal guede banget. Jadi menurut saya sih Mini Europe termasuk kecil nggak seperti yang saya bayangkan sebelumnya, jadi kurang greget gitu loh.

Oh iya, bahasa sehari-sehari orang Belgia itu rata-rata Dutch, France and English. Tapi nggak banyak orang yang ngomong bahasa Inggris sih. Agak susah awalnya, tapi jadi terbiasa. Jadi kita suka ber ha ha pakai bahasa isyarat sambil nunjuk-nunjuk peta doank kalau nanya jalan. Pernah waktu itu nanya gimana caranya naik kereta dari Mini Europe yag ditanya anak SMA alhasil bahasa tarzan kami keluarkan. Hihihi

Epic jump :D
Epic jump πŸ˜€

Setelah hujan reda kami menuju ke Grand Place yaitu icon yang paling terkenal di Brussel. City’s Town Hall nya Belgium itu disini dan termasuk World Heritage Site nya UNESCO loh. Memang indahnya nggak ketulungan sih, keren banget. Bangunannya banyak yang dilapisi emas. disini ngumpul jadi satu yang namanya The Brussels Town Hall, Guildhalls and The Maison du Roi (King’s House). Setiap dua tahun sekali, biasanya ada flowers carpet, sayangnya saya nggak beruntung kemaren, udah gulung karpet.Hahaha.

Pokoknya ambil foto sebanyak-banyaknya itu disini deh, mau lompat kek, kayang kek atau bahkan guling-guling kek, nggak masalah. Soalnya bener deh, bagus banget.Tahu Manneken Pis kan, ituloh patung anak kecil yang lagi pipis. Kirain patungnya bakal segede apa gitu, tapi ternyata patungnya kecil. Pipisnya juga kecil, hahaha. Heran kok bisa ya terkenal banget. Hihihi. Jangan lupa mampir makan waffle and coklat yang asli dari sini. Rasanya emang beda loh, walaupun coklat mentahnya impor dari Indonesia juga *cape deh. Hahaha.

Ih, kirain bakal gede :p
Ih, kirain bakal gede :p
Grand Placenya kk ^^
Grand Placenya kk ^^

IMG_0072 IMG_0075 IMG_0089

Jalan melipir sebentar bakal nemu Galery Royales St Hubbert yang arsitektur didalamnya bener-bener keren. Terus deket dari Grand Place, ada toko khusus yang jual produk-produk Tin-Tin. Aduh walaupun saya bukan penggemar beratnya tapi lihat ini bikin mupeng juga. Hehehe. Apalagi buat photo-photo. Seru deh tempatnya. Kalau mau beli souvenir disekitar sini banyak banget yang jual tinggal pinter-pinter aja nyari yang termurah. Teteup ya boo, nyarinya yang murah. Satu lagi tempat yang indah di Brussel, jalan keluar dikit dari Grand Place kami ga sengaja nemu taman yang bagus banget dan tower nya Brussel town hall keliatan dari sini nih. Udah gitu hamparan warna-warni bunganya dan taman yang tertata rapi bikin mata seger. Ternyata nama taman ini Mont des Arts.

Awas ngeces loh :p
Awas ngeces loh :p
Breathtaking ^^
Breathtaking ^^
Monggoh mampir ke Tin Tin
Monggoh mampir ke Tin Tin

Oh ya, kami nginep di teman yang baru ketemu di internet. Hehehe. Kok bisa, ya bisa donk. Namanya Couch Surfing. Ini pertama kalinya saya coba nge-couch di luar negeri. Biasanya saya pakai di Indonesia aja. Kirain bakal susah, ternyata enggak loh apalagi kami ketemu Marten and keluarga yang baik banget. Biasanya dia hanya bisa terima dua orang, dan kami bertiga, tapi Maarten tetep mau terima kami. Kami ketemu Marteen Van Camp di Grand Place sehabis dia pulang kerja, sebelum kesana pun dia nggak sungkan-sungkan menjawab pertanyaan saya yang turis dadakan ini. Diajari naik beli tiket kereta and caranya baca jadwal kereta (yah walaupun sebenernya hampir sama sistemnya seperti di UK sih). Jadi Marten ini tinggalnya di Geel, sekitar 45 menit dari Brussel. Memang jauh sih, tapi kami jadi tahu banyak tentang Belgium gara-gara beliau ini.

Thanks Maarten and family :D
Thanks Maarten and family πŸ˜€

Marten adalah keturunan Pakistan dan Belgia, dia adalah manager di salah satu NGO di Pakistan. Setiap beberapa bulan sekalian dia harus ke Pakistan. Istrinya adalah orang asli Belgia dan anaknya Hanna berumur 7 tahun. Saya baru tahu kalau di Eropa itu ada kereta double-decker. Iya, jadi keretanya dua lantai, bisa muat banyak penumpang kan. Coba di Indonesia ada ya, kan lumayan tuh. Pasti keangkut semua penumpangnya.

Interior kereta
Interior kereta
Penampakan luar kereta
Penampakan luar kereta

Sampai dirumah Marten ternyata istrinya udah masakin spagheti dan dia menghargai saya yang seorang moslem. Untung di photo saya berjilbab, jadi dia tahu kalau saya nggak suka babi, ya emang nggak makan juga sih, Hehehe. Istrinyapun masaknya jadi dua jenis deh, jadi enak eh jadi nggak enak. Hehehe. Yang paling ngagetin lagi kami berasa di hotel. Beneran deh, padahal awalnya nggak berharap banyak, prinsipnya yang penting bisa tidur. Tapi dia udah nyedian 3 bed di lantai atas yang luas, dikasih handuk satu-satu. Suka di ajak sarapan pula. Jadi enak eh jadi nggak enak. Hehehe. Sayang lupa foto tempatnya, padahal bagus banget lotengnya.

Suka deh cerita sama Marten tentang hidup. Jawaban spontan yang dia keluarkan waktu saya nanya “bagian apa yang terberat waktu kerja di Pakistan?” Saya kira dia bakal jawab seperti orang pada umumnya seperti makanan lah, orangnya lah, keluargalah dll. Tapi nyatanya nggak tuh. Dia malah berat kalau mau balik lagi ke Belgium katanya sih karena orang disana lebih menghargai perbedaan daripada orang asli Belgianya sendiri apalagi dia punya darah Pakistan. Pengin sih dia bawa keluarganya ke Pakistan tapi sepertinya nggak mungkin, karena istrinya orang situ. Well, seperti saya memang sih seenak-enaknya di Inggris lebih enak kalau deket keluarga dan penerimaan orang-orang disekitar saya tanpa melihat saya anak siapa, jabatan saya apa, atau hal-hal duniawi lainnya tapi cinta tulus walaupun tak punya apa-apa. Tahu nggak motivenya dia buat nerima orang untuk nge-couch dirumahnya. dia cuma pengin anaknya belajar kalau banyak orang yang berbeda diluar sana, entah suku bangsa, agama ataupun budaya yang harus saling berbagi dan menghargai perbedaan itu. Aduh so sweet banget sih pak Marteen ini.

Hari kedua kami memutuskan ke Antwerp atau Antwerpen, kota terbesar kedua setelah Brussel. Serius deh, stasiun keretanya aja megah banget. Inggris aja kalah deh. Kalau mau ke pusat kotanya dari stasiun pokoknya lurus aja terus…. lurus lurus lurus, udah deh ada disitu semua jadi satu. Awalnya kami mau naik bis wisata, untung nggak jadi. Wong deket kok dari stasiun. Disitu udah ada Grote Markt di komplek ini ada Town Hall yang satu gedung ada benderanya banyak banget, sayang nggak ada bendera Indonesia. Hehehe. Terus ada lagi Patung gede yang megang tangan buntung yang katanya mau dibuang ke Scheldt River, sebutannya sih Statue of Brabo. Landmark lainnya adalah Cathedral of Our Lady. Arsitekturnya itu oh yang bikin saya meleleh-leleh kayak eskrim. Cantik banget, nggak seperti gereja kebanyakan, di UK aja kayaknya nggak ada *sombong…. Hahaha. Bener deh.

Central station di Antwerp
Central station di Antwerp

IMG_0185

Deket situ ada castle atau kastil yang namanya Heet Steen atau The Stone, disitu juga cantiknya luar biasa. Nggak perlu jauh-jauh naik gunung buat nyari castle deh. Di Antwerpen semua udah ada jadi satu dan yang jelas keliling-keliling dan masuk ke bangunan-bangunan ini free. Apa coba yang kurang. Sisa kakinya aja yang tenaganya di genjot lagi. Hehehe. Gimana nggak kemeng, setiap ada objek bangunan yang bagus kami foto-foto sambil lompat-lompat. Maunya sih biar epic gitu. Hahaha. Worth it lah. Ditambah lagi pas ada kapal cruise nongkrong di situ.

The lady in Cathedral of Our Lady
The lady in Cathedral of Our Lady
Town Hall wit Statue of Brabo
Town Hall wit Statue of Brabo
Het Steen Castle
Het Steen Castle
Scheldt river
Scheldt river

Ah nikmat Tuhan yang mana lagi yang kamu dustakan. Next trip.. Holland πŸ˜€

Iklan

6 thoughts on “Saat keindahan bertemu dengan seni, (Brussel-Antwerp, Belgium)

  1. aaaaaaa kakak keren banget, anyway sering jepret juga ya ka? hehehe salam jepret ya, kapan-kapan kita hunting bareng ~ hehehehe *note: culik aku kesana kaaaaaaaa hahahaha

      1. tapi bagus ko, frameming nya pas, kalau jepret pake iso dan diafragma berapa kak?
        waa aku harus ngecelin badan dulu biar bisa masuk ke ransel mu kak hahahahahahahaha

  2. Nice story! Btw, penasaran, buat euro trip kan butuh visa schengen, nah kamu ngurusnya pas di Indonesia sebelum berangkat ke UK atau setelah nyampe UK? Thank you in advance for your answer! πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s