Cyprus negeri cantik yang jadi rebutan (Kritou Terra & Vasilikon Winery)

Ada yang pernah dengar negeri Cyprus belum? Wah, kalau belum sini saya kasih tahu. Saya juga bisa dibilang nggak gaul juga sebenarnya sih. baru tahu ada negara ini giliran personal programme administrator saya ngasih tahu bakal ada yang namanya field trip ke Cyprus, antuasias banget dan dengan dodolnya saya malah nanya “Cyprus itu dimana ya Sir?” Jadilah beliau menjelaskan saya sampai nunjukin peta. Hahaha. Awalnya saya cuma mengernyitkan dahi, negara kecil begitu apa bagusnya. Beuh saya berasa ditampar setelah lihat langsung kesana. Negaranya beneran cantik loh, pantes aja jadi rebutan Turki and Cyprus dan sebelumnya jadi rebutan Persia, Yunani, bahkan Inggris.

Ah agak membingungkan awalnya karena didalam satu pulau ini ada dua negara yang ngaku-ngaku punya hak disini. Pertama ya negara Cyprus sendiri dan yang kedua Turki.

5 hari pertama saya dan teman-teman tinggal diperkampungan daerah Kritou Terra. Kampung ini populasinya cuma 45 orang kebanyakan orang tua semua, kakek-kakek and nenek-nenek semua gitu. Rata-rata udah pensiun kalaupun ada yang kerja cuma berkebun dari olive dan bikin selai. Walaupun begitu kampungnya asri loh, terawat, bersih walaupun banyak rumah kosong. Kalo mau nyari kosan atau kontrakan yang murah disini aja :p dan yang jelas makanannya pun enak

Agenda saya disana super sibuk disana, sekamar bertiga dan kami bekerjasama dengan Cyprus Environmental Studies Centre. Bikin development project, tracking ke taman nasional, pantai, makan eskrim and berjemur😀

Kritou Terra :3
Kritou Terra :3

Walaupun begitu saya seneng deh memperhatikan kehidupan orang-orang disini. Para kakek ini kalau siang suka ngumpul disebuah warung di desa itu, mereka selalu menyapa dan tersenyum. Pernah suatu ketika ada pasangan suami istri yang mungkin bisa dibilang agak kekurangan, mereka tinggal berdua. Saya dan dua orang teman saya diajak masuk kerumahnya, disuguhi roti ataupun teh, tapi rasanya tak tega karena melihat rumah dan keadaan mereka saja, sepertinya masih kekurangan. Teman saya, Mohammed ngasih uang sama mereka, tapi awalnya nggak mau loh. Kami harus setengah memaksa. Waktu, itu kami lihat dibelakang kebunnya ada pohon jeruk yang sedang berbuah, eh malah kami diberi satu plastik jeruk. Well, kebaikan itu tidak bisa dinilai dengan uang teman karena yang sulit adalah saat kekurangan pun mereka masih ikhlas untuk berbagi, walaupun itu sederhana. Saya sendiripun kadang masih suka berasa sangat selfish.

Menurut Lindoln, tamu-tamu seperti kami ini sedikit banyak membantu perekonomian didesa ini. Rumah-rumah disewakan, mereka bisa berjualan makanan, mereka ada penghasilan dan yang terpenting ada sedikit nafas disini. Tak disangka kehadiran kami begitu berarti.

Next trip. Vasilikon Winery alias pabrik Wine Vasilikon

Ini pertama kalinya saya masuk ke pabrik wine. Yah, budaya orang disini memang minum wine dan yang saya lihat pabrik ini cukup membantu petani anggur sekitar loh, terlepas dari halal atau haram yah. Karena biasanya kalau petani anggur ini menjual masih dalam bentuk anggur glondongan, akan cepet busuk dan nilainya juga kecil.
Dengan jadi wine, mereka mendapatkan harga yang standard.

Vasilikon Winery
Vasilikon Winery

Didalam pabrik ini juga ada museum alat-alat pembuat wine tradisional jaman dahulu dan alat pertanian. Pemandangan disini pun tak kalah elok. Apalagi pas spring gini, rasanya pas aja. Dingin, tapi matahari bersinar cerah😀
Well, setelah tour kami diajak minum wine gratis loh sambil makan keju. Saya abis, 2 botol, botol air mineral maksudnya boo! Ada kejadian yang menurut saya lucu waktu pas itu, ada teman saya sesama orang Indonesia yang muslim tapi minum wine. Teman saya Amir dari Malaysia dan Mohammed dari Arab bilang kepada saya
“Tika itu bilangin temennya donk, kalau wine itu haram!” ditambah lagi kata Mansour jahannam, Hahaha. Saya cuma ketawa ngakak.

Saya bilang kita itu sudah sama-sama gede, kalau orang yang mengaku agamanya Islam pasti tahu mana yang haram dan halal. Perbedaannya adalah mereka practise atau nggak. Itu saja, dan saya nggak mau sok-sok an bilang ke temen Indonesia saya yang muslim itu. Apalagi di lingkup negara bebas gini. Hidih, entar malah yang ada kita berantem lagi😛 Mungkin dia begitu, biar gaul, mungkin. Tapi percaya deh, nggak minum aja saya bisa gaul kok. Hehehe

2 thoughts on “Cyprus negeri cantik yang jadi rebutan (Kritou Terra & Vasilikon Winery)

  1. Iya,memang indah negara cyprus.aku pernah berada di sana 2 th lebih,apalagi pantai2nya,pafos,limasol,ayanapa.lanarka,klu mau cari makanan halal tinggal jln2 ke ujung ledra kita masuk turki side apapun dsana lebih murah harganya,itu sdikit informasi ,lihat artikel ini mengingatkanku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s