Trash Bin

Pernah nggak sih ngerasa sesuatu yang seharusnya nggak boleh hadir dalam masa kini malah datang disaat yang nggak tepat dari masa lalu. Walaupun hanya sekedar ramah tamah dan basa basi. Vanya sempet keder juga.

Termangu dia baca tweet di twitternya “Selamat ya Van atas penghargaan yg loe terima. Harusnya gw ngucapinx dari awal, tp loe kabur sih dari gw. Hehehe.”

Awalnya Vanya nggak peduli karena ya udahlah mungkin dia cuma iseng, walaupun dari hati bertanya, darimana dia tahu kabar itu. Apalagi Radit selama ini nggak tahu kalau dia punya twitter. Tak lama muncul notification email di handphonenya. Ternyata dari nama yang sama.

Sorry Van, bukan maksud gw mau ganggu kehidupan loe sekarang. Gw tahu sampai kapanpun loe nggak bisa maafin gw. Tapi gw ikut seneng aja tahu loe dapat penghargaan itu. Akhirnya loe bisa wujudin mimpi-mimpi yg dulu loe suka cerita ke gw. Gw cuma mau ngucapin selamat penginnya sih ketemu langsung.  Selagi lagi selamat ya. Kadang masih muncul penyesalan itu Van. Andaikan masih ada waktu dan gw bisa ketemu loe, gw pengin perbaiki itu semua.

Vanya senyum.

Sayangnya waktu nggak bisa dibalikin Dit, kata Vanya.  Dia pun menghapus email itu dan dibuang ke tong sampah.

 berguna utk membuang sampah
penyapu jalan di Manchester berguna utk membuang sampah

4 thoughts on “Trash Bin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s