Visa UK (Edisi Manchester )

Kalau mau nulis serius saya bingung mulainya dari mana. hahaha. Akhirnya nggak jadi serius deh.

Saya sekarang tinggal Manchester UK, buat satu tahun. Saya sekarang sekolah disini loh, walaupun telat masuk 2 minggu. Ini juga karena visa sih. CAS nya aja baru keluar 1 September, ngurus visa 15 hari kerja. yo wis baru beres tanggal 26 September kemaren. Awalnya sempet galau karena saya diterima juga di Bournemouth university udah ngurus semua tuh, tapi karena Manchester lebih menggiurkan saya ambil Manchester.

Kalau ditanya duitnya darimana yang jelas bukan hasil korupsi loh. Saya dapet beasiswa dari kantor. Hehehe. Banyak ceritanya dibalik itu, dari terseok-seok, mewek-mewek sampai akhirnya happy. Walaupun saya rasa ini belum happy ending ya, karena masih banyak yang harus diperjuangkan. Merdeka!!!!

* Visa UK

Ngurus visa itu banyak banget berkas yang harus dipenuhi. Sampai keder juga awalnya, tapi demi deh. Karena saya tahunya buat sekolah ini saya kasih list syaratnya yang buat sekolah ya.

1. CAS       : cas itu  letter of accepatance dari kampusnya, ini yang paling utama dan pertama.

2. Test TB: UK mensyaratkan harus tes TB sebelum masuk kesana. Di Indonesia cuma ada 3 rumah sakit yang bisa ngurus. RS Premier Bintaro , RS Premier Jatinegara and BIMC Hospital KutaSaya kemaren test TB nya di RS Premier Jatinegara. Biayanya 585 ribu. Cuma gitu doank sih, disuruh tarik napas udah. Dapet gelas cantik pula. Hehehe. Oh iya, biasanya hasil keluar selama 3 hari, kalau ada apa-apa atau memang bermasalah sama paru-parunya pasti ditelpon.

3. KTP : Hayo siapa yang belum punya. KTP saya belum elektrik kok, dan masih bisa loh yang penting masih berlaku,

4. Akta kelahiran

5. Kartu keluarga : Saya selalu pengen ketawa kalau inget kartu keluarga saya. Walaupun sudah jadi istri tapi saya belum sempat urus yang baru, jadi masih pakai KK yang lama. Setelah dicari-cari ditumpukan berkas. Aduh, ternyata hampir separuh halamannya ilang digigit tikus. Tragis banget ga sih. Untung masih di simpen itu file fotokopiannya sama di email. Sekedar tambahan deh, simpan semua berkas penting di email, dia nggak bakal ilang atau digigit tikus. Buat jaga-jaga kalau ada apa-apa yang penting jangan lupa user name sama passwordnya yaa

6. Bukti booking tiket pesawat: Harus udah nih. Kalaupun belum tau pasti berangkatnya kapan, pakai economic flexible aja cuman ya itu lebih mahal jatuhnya. Tiket saya saja sudah di booking tanggal 20 September, tapi berangkatnya tanggal 27 September. Udah di bookingin buat balik lagi.

7. IELTS : Kalau di UK  mereka hanya terima IELTS. TOEFL nggak di pakai. Nilai ini tergantung standar universitasnya masing-masing sih. Biasanya minimal 6 atau 6,5.

8. Ijasah dan transkrip : Asli dan fotocopy yang udah dilegalisir ya, dan yang sudah di translate ke bahasa Inggris

9. Pas photo:  Ukuranya agak-agak aneh nih. harus 3,5 x 4,5 cm. Background putih.

10. Sponsorship letter : Kalau kesananya pakai beasiswa, harus ada ini nih.

11. Passport : Hampir lupa, yang namanya visa itu ditempel di passport. Jadi harus bikin passportnya dulu sebelum visa.

Oh iya, selama kepengurusan sekolah dan keberangkatan saya, semua pengurusan visa, akomodasi dan CAS bisa dibantu sama IBEC mereka membantu dengan sepenuh hati deh. Dikasih tips and trik juga gimana bisa survive disini. Mungkin yang paling deg-degan di bagian imigrasi yak. Nah caranya selalu pegang visa, CAS, tes TB dan bukti akomodasi kita, jaga-jaga kalau ditanya. Kemaren saya sih cuma ditanya CAS dan ditanya emang kamu undergraduatenya lulusan tahun berapa udah ambil master. Ini orang nyindir atau muji saya nggak tahu. Mungkin muka saya terlalu imut buat ambil master.  Thanks a lot IBEC, spesial pakai telornya buat mbak Dian yang udah saya kejar-kejar tiap hari, Hehehe.

Sebenarnya sudah banyak mungkin ya yang urus visa UK ini. Sekedar sharing pengalaman aja. Cerita selanjutnya nyusul ya.

 

 

4 thoughts on “Visa UK (Edisi Manchester )

    1. wkwkwk, mungkin jawabannya klise yak, tapi ini serius. belajar n berdoa aja. kalo dinget2 lagi. rasanya saya pernah tidur sehari cuma 4 jam selama hampir 3 minggu, pas ramadhan pulak, bisa dibayangin kan.hehe. soalnya siangnya harus kerja dan cuma bisa ngandelin waktu mlm. . but believe me. if u have a dream, just keep it and fighting😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s