New Hope For Tarsius Wallacei

Saya merasa sangat beruntung ikutan camping waktu ada temen penelitian di Palu ini namanya A’i biasa saya panggil Bang Ai. Iya, bagi saya adalah camping untuk refreshing dan sejenak menyatu dengan alam tapi bagi dia ini adalah pekerjaan yang sangat serius yang menguras tenaga dan pikiran. Nyari Tarsius Wallacei, spesies baru yang ditemukan di Sulawesi Tengah tahun 2010 dan termasuk primata terkecil didunia yang terancam punah. So sad T.T

Tarsius Wallacei yang baru ditangkap
Tarsius Wallacei yang baru ditangkap
Di hutan ada delivery service nya Pizza Hut juga loh *tapi boong* ^^
Di hutan ada delivery service nya Pizza Hut juga loh *tapi boong* ^^
Peneliti-peneliti muda Indonesia :p
Peneliti-peneliti muda Indonesia :p

Site penelitiannya nggak jauh-jauh amat kok dari pusat kota. Paling jalan kakinya satu jam. Itung-itung olahraga lah. Hari pertama saya kesana, malem itu juga sudah dapet satu ekor jantan. Padahal udah hampir disana dua minggu baru dapet 2 ekor.

Pengamatannya itu kalo nggak malem yah, mulainya jam 4 pagi, karena tarsius adalah mahluk nokturnal. Padahal saya begadang boo biasa ngobrol ngalor ngidul nggak jelas😀 Alhasil walaupun ngantuk-ngantuk saya jabanin bangun jam 3 pagi buta buat ke hutan. Bayangin aja the only one girl bareng cowok-cowok hutan 4 ekor, eh salah 4 orang ding. Tapi saya merasa aman kok, karena A’i dkk sudah berteman baik. Waktu pas malem kan dapet yah, Eh paginya dapet satu ekor lagi donk, jantan pula. Sepertinya saya pembawa keberuntungan sejak dateng ke hutan ini. Hihihi. Mungkin karena saya wanita yak jadi Tarsius jantannya mendekat *eh

Ini perbandingan ukuran antara Tarsius Wallacei dan manusia
Ini perbandingan ukuran antara Tarsius Wallacei dan manusia
Sebelum dilepaskan kembali ke asal
Sebelum dilepaskan kembali ke asal

Ok, back to topic. Tarsius wallacei yang imut ini matanya lebih gede dari species tarsius yang lain dan matanya memang lebih besar dari otaknya. Mata yang besar bisa melihat benda dengan jelas dengan intensitas cahaya yang minim, walaupun kurang bisa membedakan warna. Selain itu, bagian otak yang bertanggung jawab dalam pengelihatan pun berukuran besar. Dalam artikelnya peneliti mengungkapkan, “Spesies ini dinamai Tarsius wallacei untuk menghormati salah seorang naturalis yaitu Alfred Wallace.” Selain itu, nama wallacei juga berkaitan dengan garis Wallace yang melalui Pulau Sulawesi.(http://biologipedia.blogspot.com)

Saya cukup mengerti kalo Tarsius ini terancam punah, karena memang habitatnya sudah semakin menipis. Terlalu banyak gunung yang dikeruk disekitar Palu yang diambil pasir dan batunya sampai ke daerah-daerah pedalaman. Luasan hutan tidak lagi mendukung untuk tempat hidup Tarsius yang baru seumur jagung ini ditemukan. Memang perlu penelitian lebih lanjut tentang Tarsius ini. Ayo Bank A’i and team. Semangat buat penelitiannya. Semoga benar-benar mendukung kelangsungan hidup Tarsius unyu-unyu ini.

Ini ditengah hutan loh, tapi masih ada penambangan pasir dan batu T.T
Ini ditengah hutan loh, tapi masih ada penambangan pasir dan batu T.T
Gini loh keadaan deket camp penelitian :(
Gini loh keadaan deket camp penelitian😦

Come forth into the light of things, let nature be your teacher.
*William woodswort

5 thoughts on “New Hope For Tarsius Wallacei

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s