Sakau Karena Rindu

Rindu itu seperti coklat panas
Saat menempel dilidah,akan tergigit panasnya
Tapi apakah kemudian kapok
Tidak!
Saya selalu menginginkan manisnya coklat
dan akhirnya mencicipnya lagi dan lagi

Rindu itu seperti sambal
Walaupun pedas tapi bikin nagih.
Sensasi dilidah yang bikin megap-megap
Bahkan sampai menangis
Taoi saya tak peduli

Rindu itu pun seperti madu
Harus mencari sarang lebah untuk mendapatkannya
Resikonya ya harus tersengat lebah.
Tapi itu tidak membuat pencari lebah itu berhentikan.

Begitupun Rindu

Hati dan pikiran sampai berdenyut-denyut merasakannya
Otak rasanya berhenti sejenak untuk mencari logika
Tapi ternyata tak bisa
Makan tak enak, tidur pun tak nyenyak
Dokterpun tak punya penawarnya

Sakau?

Tentu saja, bisa juga terjadi

Apa obatnya?

Cuma satu

Bertemu šŸ˜€

Setangkup Rindu
Setangkup Rindu
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s