D’ manah kamoe cemunguddhhh!!! (4l4y mode on)

Akhir-akhir ini saya galau, seperti bahasa anak muda jaman sekarang. Tumben kan saya bisa galau. Hehehe. Galau karena masih banyak PR yang belum dikerjakan, galau masih banyak pencapaian yang belum terpenuhi, galau karena khawatir akan hasil yang akan diperoleh. Walaupun saya sudah mati-matian mengusahakannya. Galau dengan keadaankah. Mungkin…

Saya sadar setiap orang pasti punya masalah, Mungkin banyak yang mempunyai masalah lebih dari saya. Saya harus lihat ke bawah jika seperti ini. Tapi saya juga harus melihat ke atas, karena masih banyak cita-cita saya yang belum terpenuhi. Mimpi saya, impian saya, ambisi saya. Itu yang membuat saya tetap hidup dan bersemangat. Walaupun sekarang saya sedang galau dan mungkin bisa dibilang ada sedikit rasa takut. Takut jika apa yang saya inginkan atau cita-citakan tidak kesampean. Takut jika semuanya berantakan tidak seperti yang saya harapkan. Takut akan kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan terjadi.Pesimis kah..??? #Melow mode on#

Nyiur melambai, saya juga melambai semangat untuk datang:D
Nyiur melambai, saya juga melambai semangat untuk datang:D

Saya serahkan kepada Tuhan jika merasa seperti ini. Hanya bisa berdoa dan pasrah kepadaNya. Saya perlu suntikan semangat yang menggelegar, menggelepar-gelepar, yang bisa melejitkan energi saya pada titik tertinggi.

Jauh dari keluarga hanya bisa meminta doa restu dari orang tua saya, yang menguatkan saya. Mungkin jalannya tidak mudah, maka dari itu saya minta dikuatkan sesulit apapun jalannya.

Man Jadda Wajada: Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil
Mam Shabara zhafira: Siapa yang bersabar pasti akan beruntung.
Dua kalimat ini saya contek dari Novel Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna. Dengan membaca novel ini sedikit menenangkan hati saya. Semoga yang lainnya juga yah. Bersungguh-sungguh dan bersabar, baru kita memetik manis buahnya.

Novel Pemberi Semangat ^^
Novel Pemberi Semangat ^^

Tuhan sudah menggariskan takdir masing-masing manusia, tapi sebenarnya yang menentukan adalah manusia itu sendiri. Tuhan tidak akan merubah nasib hamba Nya jika manusia itu tidak berusaha. Itu apa yang saya yakini selama ini. Meskipun jalannya sangat sulit, mungkin itu adalah jalan Tuhan untuk membuat kita menemukan takdir yang terbaik untuk kehidupan. Kehidupan sendiri bukan berarti hanya tentang “saya” ataupun “aku” Tapi manusia lainnya yang berarti “kami” ataupun “kita” dan begitupun saya, karena saya tidak bisa egois memikirkan diri sendiri. Saya berusaha apa yang saya lakukan harus ada unsur “kami” ataupun “kita”.

Weeehh weehhh sejak kapan saya nulis yang seserius ini. Sepertinya saya bisa ambil kesimpulan, kalau lagi galau tulisan saya akan sedikit “serius” terutama masalah kehidupan. Wakakak.

Oiii Semangat!!! dimana kamu!!! I Need U Now!!! Saya panggil pake toa yak dan enyahlah galau Hush! Hush! Hush!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s